kakao salah satu sektor andalan

Salah satu sektor andalan Kabupaten Tanah Datar disamping usaha pertanian juga meningkatkan usaha perkebunan melalui tanaman Kakao bahkan untuk menggerakan sektor tanaman kakao tersebut Pemda Tanah Datar menargetkan pada tahun 2010 mendatang sekitar 5.000 ha areal perkebunan masyarakat dibidang tanaman coklat sudah tertanami seluruhnya.

Kondisi itu sangat memungkinkan untuk dikembangkan sesuai dengan iklim bervariasi antara setiap kecamatan dengan curah hujan setiap tahun mencapai 2.000 – 3.000 mm dan mempunyai tofografi yang bergelombang sehingga cocok tumbuh berbagai jenis perkebunan mulai dari dataran rendah untuk pengembangan tanaman kakao sampai dataran tinggi untuk pengembangan tanaman kopi arabika dan sebahagian besar merupakan perkebunan rakyat yang mencapai luas 19.121 ha dan 5000 ha untuk ditanamkan dengan tanaman Kakao.

Usaha kearah itu sejak dua tahun lalu ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar didampingi Kasubdin Perkebunan Ir Aidil sudah kita mulai apalagi sejak dicanangkannya Kabupaten Tanah Datar sebagai salah satu Kabupaten di Sumatera Barat pengembangan Kakao apalagi Sumatera Barat juga ditunjuk sebagai central Produksi Kakao Indonesia bagian Barat oleh Wakil Presiden RI M Yusuf Kalla setahun lalu sehingga ikut mendorong animo masyarakat untuk terus mengembangkan tanaman kakao tersebut, bahkan tidak itu saja selama tahun 2007 ini sudah tercatat permohonan mayarakat untuk permintaan bibit kakao tahun ini sebesar 1.200.000 batang bibit.

Sedangkan target yang dibebankan Propinsi Sumatera Barat ke Pemkab Tanah Datar sekitar 2.750 ha sehingga kita optimis target itu bisa kita penuhi karena sampai saat ini kita sudah melakukan penanaman tanaman coklat seluas 994 ha. Dari luas areal itu sudah 356.000 bibit coklat yang sudah tertanami apalagi sebahagian masyarakat kita sudah mulai mengalihkan tanaman cassia vera ketanaman coklat. Untuk menanam coklat sampai saat ini pihaknya sudah menerima pengajuan bantuan bibit dari masyarakat sebanyak 1.600.000 bibit coklat dari 140 kelompok Tani coklat yang sudah mulai terbentuk di Kabupaten Tanah Datar sementara untuk tahun ini bibit kita alokasikan berasal dari bantuan APBD Tanah Datar sebesar 420.000 bibit dan APBD Tingkat I Sumatera Barat sebesar 270.000 bibit melalui pemberdayaan kelompok tani.
Sedangkan luas lahan tanaman coklat yang ada saat ini tercatat untuk Kecamatan Rambatan seluas 211,1 ha, Kecamatan Lintau Buo Utara 85,9 ha, Kecamatan Sungayang 52,1 ha, Kecamatan Tanjung Emas seluas 49,5 ha, Kecamatan Padang Ganting seluas 37,9 ha,Kecamatan Lintau Buo seluas 26,5 ha, Kecamatan Sungai Tarab 15,9 ha, Kecamatan Salimpaung 15,5 ha dan lainnya dibawah 10 ha. Disamping itu kepada petani tanaman Kakao pemerintah juga merencanakan memberikan pemberian kredit dalam bentuk kredit revitalisasi perkebunan melalui Bank Nagari bahkan sampai saat ini sudah tercatat sebanyak 20 kelompok yang mengajukan kredit tersebut baik perseorangan maupun kelompok tegasnya.( Mustafa akmal, SH. MH )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: